Samakah 'Runner's High' dengan High karena Ganja?

Jika anda berlari untuk mencari rasa senang dan bahagia yang biasanya dirasakan saat aktivitas lari berakhir, anda tidak sendiri. Ada yang disebut dengan istilah ‘runner’s high’  atau euphoria pelari, yakni apa yang dirasakan saat rute lari berakhir yang membuat anda tersenyum, membuat anda lebih ceria, sebuah satu efek yang dihasilkan dari olahraga lari.
Selama bertahun-tahun, dikatakan bahwa euphoria yang dirasakan setelah berolahraga lari, dihasilkan karena proses dari pelepasan zat endorphin yang akhirnya mengarah pada meningkatnya rasa senang.
Tapi sekarang tidak lagi dikatakan seperti itu. Menurut penelitian baru yang diterbitkan olehProceedings of the National Academy of Sciences, bahwa euphoria ini bisa jadi dihasilkan oleh zat yang berbeda, yaitu endocannabinoid, senyawa ganja yang diproduksi oleh tubuh kita sendiri.
Endocannabinoid, suatu kelas senyawa yang dihasilkan oleh tubuh kita, adalah berkaitan dengan senyawa cannabinoids,  senyawa aktif dalam ganja,” tulis Dr. Jeff Brown bukunya The Runner’s Brain. “Para ilmuwan percaya bahwa anandamide endocannabinoid memiliki kemampuan yang ampuh terutama dalam meningkatkan suasana hati, meredakan rasa nyeri, dan melebarkan pembuluh darah dan saluran bronkial pada paru-paru. Di saat tubuh kita melepaskan cukup molekul kebahagiaan ini, kita dapat merasakan aliran kebahagiaan yang menjurus pada ‘runner’s high’.”
Dalam penelitian mereka, para peneliti dari Institut Pusat Kesehatan Mental di Uniersitas Heidelberg menempatkan tikus di roda berjalan dan menemukan bahwa perilaku tikus percobaan tersebut yang berawal dari perilaku cemas, menjadi terlihat senang. Mereka mengalami runner’s high. Dan ketika para peneliti memblokir sistem endocannabinoid tikus percobaan tersebut, ternyata tikus percobaan tersebut masih terlihat cemas di akhir sesi lari seperti terlihat di saat sebelum lari dimulai. Ternyata, endorphin bukan penyebab rasa bahagia, dan ‘runner’s high yang dirasakan kenyataannya bisa dikatakan seperti high‘ karena ganja.
“Apapun alasannya, runner’s high itu seperti sebentuk dari pemisahan dan penyatuan yang bergabung di dalam sebuah gelombang otak. Anda tidak merasakan rasa nyeri meskipun anda merasakannya,” Brown menulis. “ini hampir seolah-olah seperti otak Anda memutuskan bahwa kerja fisik yang berat adalah hal terbaik yang pernah terjadi saat itu. Hal ini adalah keuntungan bagi Anda, bukan hanya untuk tetap berlari, tapi juga untuk kembali merasakan sensasi yang menakjubkan tersebut.”
Sumber: 
Previous
Next Post »